JakOnline – Datang ke Piala Presiden Elite 2026 dengan kepala tertuju pada pemusatan latihan di Thailand, Persija Jakarta justru sukses amankan satu tempat di semifinal. Kemenangan Persebaya Surabaya atas juara bertahan musim lalu, Port FC, memastikan Persija lolos dari fase grup dengan status runner-up.
Keunggulan selisih gol yang membuat Persija menggeser Port FC dari peringkat kedua klasemen grup. Pada babak empat besar, Persija sudah ditunggu Persib Bandung yang sudah lebih dahulu pastikan lolos.
Meski berhasil lolo ke semifinal pada turnamen pertamanya menangani Persija, Shin Tae-yong (STY) masih dengan pernyataannya di awal tentang persiapan tim. Menurutnya, apa yang sejauh ini diraih merupakan hasil dari racikan tim di tengah segala keterbatasan.
“Sejujurnya kami belum memiliki persiapan yang ideal sebelum mengikuti turnamen ini,” ucap Shin Tae-yong. “Setelah turnamen selesai, kami akan menjalani training camp sesuai program latihan yang saya inginkan. Saat itu para pemain tim nasional akan kembali bergabung, begitu juga para pemain asing, sehingga kami bisa membangun kerja sama tim dengan lebih baik.”
Seperti diketahui, ada enam pemain Persija yang dipanggil ke tim nasional untuk keperluan Piala AFF 2026. Keenam pemain tersebut adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, Donny Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, dan Nadeo Argawinata.
“Setelah semua pemain berkumpul dan menjalani program latihan bersama, barulah kami bisa menilai bagian mana yang perlu diperbaiki,” kata STY melanjutkan.
Mengomentari kemenangan perdana Persija di Piala Presiden, STY mengapresiasi kerja kerasa para pemain yang menurutnya tidak mudah menyerah, terutama para pemain muda. Beberapa nama memang sudah diberi kepercayaan penuh untuk tampil mulai dari Arlyansyah Abdulmanan, Dia Syayid, Agi Firmansyah, hingga Hafidz Rizkianur.
“Hari ini kami meraih kemenangan pertama di pertandingan resmi. Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras, terutama para pemain muda. Mereka tidak pernah menyerah sampai pertandingan berakhir. Semangat dan kemauan mereka sangat tinggi.” (JO)





