JakOnline – Setelah nyaman melahap 26 pertandingan dan mencetak lima gol musim lalu, Rayhan Hannan tampaknya harus bekerja lebih keras musim ini. Kedatangan para pemain baru di tubuh tim Persija Jakarta langsung membuatnya terlempar dari pilihan utama pelatih.
Setidaknya, itu yang terlihat di sepanjang tiga pertandingan pertama Macan Kemayoran di liga. Selain rombongan Brasil, kemunculan Arlyansyah Abdulmanan juga menggeser Hannan dari pilihan utama tim. Nama pertama sukses dua kali starter pada kemenangan Persija atas Persita Tangerang dan Persis Solo.
Berkaca dari musim lalu, kecepatan dan kelincahan Hannan menjadi andalan Persija yang ketika itu berada di bawah arahan Carlos Pena. Namun musim ini, Mauricio Souza butuh tidak hanya sekadar cepat, tetapi juga presisi. Hal itulah yang didapat dari seorang Arly yang memiliki ketenangan luar biasa di sepanjang dua laga awal.
Tidak hanya Arly, seorang Maxwell Souza juga lebih menjanjikan dari segi kontribusi di lini serang. Sudah tiga gol tercipta atas namanya di tiga pertandingan yang sudah dilakoni Macan Kemayoran. Terbaru, Maxwell menyelamatkan muka Persija ketika kalah jumlah melawan Malut United di Jakarta International Stadium akhir pekan lalu.
Hannan sendiri sudah diberi kesempatan tampil dua kali oleh Mauricio Souza di Super League musim ini. Satu ketika masuk dari bangku cadangan saat melawan Persita dan starter ketika menghadapi Malut United.
Musim memang masih panjang. Namun, kerangka tim yang diinginkan pelatih sudah mulai terlihat di tiga laga awal. Bagi Hannan, tampaknya harus ada kerja ekstra jika masih ingin menjadi pilihan utama sebagaimana ia lakukan musim lalu.
