JakOnline – Tribun laksana halaman belakang rumah yang senantiasa menjadi tempat berkumpul warga dari berbagai kalangan. Tua, muda, pria, wanita, berbaur dalam satu ruang dengan tujuan sama yakni mendukung Persija berlaga
Beberapa tahun belakangan, tribun Persija perlahan menjadi tempat menyenangkan bagi ayah-ayah muda yang ingin menurunkan kecintaan terhadap Persija, kepada anak mereka. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi Persija yang juga perlahan mulai berbenah.
Musim 2025/26 belum sepenuhnya berakhir, tetapi langkah-langkah inovatif dalam menyambut musim depan sudah terlihat. Terbaru, Persija jadi tim pertama yang menggunakan bus listrik sebagai kendaraan resmi operasional. Langkah selanjutnya, gebrakan dilakukan dengan menggandeng apparel internasional sebagai pemasok jersi tim.

Persija dan para penggemarnya harus sama-sama naik kelas agar bisa melangkah ke arah yang lebih baik. Alih-alih latah terhadap suatu fenomena yang, anak Jakarta punya cara dan kultur tersendiri dalam berekspresi. Tidak perlu merasa fear of missing out (FOMO) dalam menyikapi suatu fenomena
Tentu sudah menjadi tanggung jawab semua pihak untuk berbenah, termasuk suporter. Dalam menyambut pesta penutupan musim, akan menjadi sebuah pemandangan menyejukkan jika semua pihak bisa sama-sama menikmati pertandingan dengan udara segar. Tanpa asap rokok, tanpa asap red flare, tanpa smoke bomb. Jadikan tribun sebagai tempat inklusif yang bisa dinikmati semua pihak.





