Monday, August 24, 2026

JakOnline – Keputusan Persija Jakarta menggeser agenda dari pemusatan latihan di Tailan pada 27 Juli mendatang ke Piala Presiden Elite 2026 diakui cukup mengganggu fokus. Hal tersebut diakui oleh Pelatih Persija, Shin Tae-yong, dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan pada Sabtu (25/7) pagi. Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7).

“Jujur, tadinya seharusnya kami ada agenda pemusatan latihan tiga minggu di Tailan. Tetapi dengan adanya perubahan tiba-tiba seperti ini, kami belum terpikirkan soal target akan seperti apa. Tetapi kami tetap mencoba profesional meski persiapannya masih belum 100 persen,” ucap Shin.

Bukan tanpa alasan jika Persija belum menetapkan target pasti di Piala Presiden Elite 2026. Sebab, rencana awal sepanjang peralihan musim ini memang untuk memulihkan kondisi fisik pemain yang sudah lama tidak bertanding di level tertinggi.

“Para pemain sudah liburan lama, sehingga kami perlu mengejar kebugaran mereka untuk kembali semula. Tadinya, kami ingin fokus memperbaiki hal tersebut terlebih dahulu tetapi karena ada agenda ini (Piala Presiden), kami juga harus beradaptasi dengan perubahan seperti ini supaya kondisi pemain tetap stabil,” ucap Shin.

Dengan kekuatan yang ada, Shin memastikan anak asuhnya akan tampil semaksimal mungkin untuk melihat sejauh mana kesiapan tim selama jeda kompetisi ini. Di antara rombongan yang dibawa ke Surabaya, Persija membawa dua pemain asing anyar mereka yakni Kyohei Yoshino dari Jepang dan Kwon Chang-hoon dari Korea Selatan.

Meski demikian, Shin belum bisa menjamin apakah kedua pemain tersebut akan langsung dimainkan sejak awal. Mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut mengatakan masih akan memantau perkembangan kedua pemain tersebut di laga besok.

“Kemungkinan untuk jadi starting agak kecil, masih harus dilihat seperti apa nanti. Apakah masuk pada babak kedua atau seperti apa,” tutupnya. (JO)

Tags: , , , ,

Related Article

0 Comments

Leave a Comment